resleting untuk dompet dan jaket kulit
Model Waterfall mempunyai beberapa tahapan sebagai berikut
- System Feasibility
Studi kelayakan dengan menentukan konsep yang diperlukan bagi produk piranti lunak serta menentukan daur hidup dari proyek.
- Software Plans and Requirements
Spesifikasi fungsi, tampilan, dan kinerja yang dibutuhkan dari produk piranti lunak secara rinci.
- Product Design
Spesifikasi dari seluruh rancangan piranti lunak dan perangkat keras, struktur pengendalian, dan struktur data bagi produk dan komponen lainnya yang diperlukan sebagai dokumen bagi user dan tahap pengujian.
- Detailed Design
Spesifikasi dari seluruh rancangan struktur pengendalian, struktur data, hubungan tampilan ukuran, kunci algoritma, dan asumsi bagi setiap komponen program.
- Code
Komponen program secara keseluruhan.
- Integration
Penyatuan masing – masing fungsi komponen agar piranti lunak dapat bekerja seharusnya.
- Implementation
Operasional kerja dari piranti lunak termasuk tugas, konversi data, instalasi, dan pelatihan user.
- Operations and Maintenace
Perawatan bagi sistem yang telah dibuat.
Sembilan Area Pengetahuan Manajemen Proyek resleting untuk dompet dan jaket kulit
Menurut Schwalbe (2006, pp11-12), Sembilan area pengetahuan manajemen proyek menggambarkan kunci utama yang harus dikembangkan oleh manajer proyek.
Empat inti dari area pengetahuan manajemen proyek meliputi manajemen ruang lingkup proyek, waktu, biaya, dan manajemen kualitas. Proses – proses tersebut merupakan inti dari area pengetahuan karena mereka memimpin untuk tujuan proyek yang lebih spesifik.
resleting untuk dompet dan jaket kulit
Empat area pengetahuan untuk memfasilitasi manajemen proyek adalah sumber daya manusia, komunikasi, resiko, dan manajemen pengadaan proyek. Disebut area pendukung karena proses – proses tersebut merupakan proses – proses yang dilalui untuk mencapai tujuan proyek. Area pengetahuan yang terakhir adalah manajemen integrasi proyek yang menyatukan semua area pengetahuan yang ada sebelumnya menjadi satu kesatuan yang utuh untuk mencapai tujuan terlaksananya proyek dengan baik.
proyek. Perubahan ruang lingkup biasanya mempengaruhi kemampuan tim untuk mencapai tujuan dari waktu dan biaya proyek.







