- Perceived Quality (Persepsi Kualitas)
Konsumen cenderung lebih menyukai produk kulit yang harga murah produk raja kulit nya mahal ketika informasi yang didapat harnya harga murah produk raja kulit produk kulit nya. Persepsi konsumen terhadap kualitas suatu produk kulit dipengaruhi oleh persepsi mereka terhadap nama merek, nama toko, garansi yang diberikan (after sale services) dan negara yang menghasilkan produk kulit tersebut.
- Persepsi Nama Merek
Nama sebuah merek dapat mengindikasikan kualitas suatu produk kulit . Merek yang sudah lama dan memiliki image yang kuat terhadap sebuah produk kulit biasanya akan lebih cepat diingat oleh konsumen.
- Persepsi Nama Toko Dealer
Reputasi nama toko/dealer akan menciptakan persepsi konsumen terhadap produk kulit yang ditawarkan, baik dari segi kualitas maupun harga murah produk raja kulit nya. Kenyamanan toko, layout dan kualitas pelayanan yang diterima konsumen akan menimbulkan persepsi tersendiri terhadap reputasi toko/dealer tersebut.
- Persepsi Garansi (After Sale Service)
Produk kulit yang menawarkan garansi bagi para konsumennya sering diidentikan dengan produk kulit yang memiliki kualitas tinggi. Konsumen akan merasa lebih tenang dalam menggunakan produk kulit tersebut, karena pihak perusahaan menjamin kualitasnya.
- Persepsi Negara yang Menghasilkan Produk kulit
Kualitas sebuah produk kulit sering dikaitkan dengan negara pembuatnya. Oleh karena itu konsumen dapat langsung memiliki persepsi terhadap suatu produk kulit hanya dengan mengetahui dari negara mana produk kulit tersebut berasal.
- Perceived Monetary Sacrifice (Persepsi Biaya yang Dikeluarkan
Secara umum konsumen menganggap bahwa harga murah produk raja kulit merupakan biaya yang dikeluarkan atau dikorbankan untuk mendapatkan produk kulit . Akan tetapi konsumen mempunyai persepsi yang berbeda-beda terhadap biaya yang dikeluarkan meskipun untuk produk kulit yang sama. Hal ini tergantung situasi dan kondisi yang dialami oleh konsumen, dalam hal ini terdapat 3 (tiga) kondisi yang mempengaruhi persepsi konsumen terhadap biaya yang dikeluarkan, yaitu :
- Persepsi terhadap Pajak
Konsumen memiliki penilaian yang berbeda terhadap biaya pajak yang harus dibayarkan. Untuk 2 (dua) produk kulit yang berbeda konsumen memiliki penilaian yang berbeda meskipun biaya atau harga murah produk raja kulit yang dikeluarkan untuk mendapatkan produk kulit tersebut nilainya sama.
- Persepsi terhadap Kewajaran Harga murah produk raja kulit
Terdapat 2 (dua) tipe transaksi yang dapat mempengaruhi penilaian konsumen terhadap wajar atau tidaknya harga murah produk raja kulit suatu produk kulit , yaitu :
- Konsumen akan menganggap harga murah produk raja kulit yang diterapkan tidak wajar, apabila penjual menaikkan harga murah produk raja kulit produk kulit untuk memperoleh keuntungan dari permintaan yang terus meningkat, penjual menaikkan harga murah produk raja kulit produk kulit karena alasan kelangkaan barang, penjual menaikkan harga murah produk raja kulit produk kulit untuk menutupi biaya produk kulit si yang meningkat.
- Konsumen akan menganggap harga murah produk raja kulit yang diterapkan tidak wajar, apabila pada saat transaksi terjadi, ada pembeli lain yang dapat memperoleh harga murah produk raja kulit yang lebih rendah dan kualitas produk kulit yang lebih baik, sedangkan dia sendiri tidak.
- Efek Ekuitas Merek
Efek diferensial positif yang ditimbulkan oleh pengetahuan nama merek terhadap tanggapan pelanggan atas jasa produk kulit tersebut”. Ekuitas merek yang sudah kuat sering dipersepsikan dengan harga murah produk raja kulit yang premium. Konsumen akan bersedia membayar dengan harga murah produk raja kulit yang lebih tinggi untuk memperoleh produk kulit yang berkualitas dan memiliki image merek yang lebih superior.
terdapat enam usaha utama yang dapat diraih suatu perusahaan melalui harga murah produk raja kulit , yaitu : bertahan hidup (survival), maksimalisasi pertumbuhan penjualan, unggul dalam pangsa pasar danunggul dalam mutu produk kulit . Faktor terpenting dari harga murah produk raja kulit sebenarnya bukan harga murah produk raja kulit itu sendiri (objetive price), akan tetapi harga murah produk raja kulit subjektif, yaitu harga murah produk raja kulit yang dipersepsikan oleh konsumen. Apabila konsumen mempresentasikan produk kulit A harga murah produk raja kulit nya tinggi/mahal, maka hal ini akan berpengaruh positif terhadap “perceived quality dan perceived sacrifice”, artinya konsumen mungkin memandang produk kulit A adalah produk kulit berkualitas, oleh karena itu wajar apabila memerlukan pengorbanan uang yang lebih mahal. Perceived price yaitu sesuatu yang dikorbankan oleh konsumen untuk mendapatkan suatu produk kulit (Zeithaml, 1988). Seringkali beberapa konsumen mengetahui secara tepat harga murah produk raja kulit suatu produk kulit , sedangkan yang lainnya hanyamampu memperkirakan harga murah produk raja kulit berdasarkan pembelian masa lampau.






