Manajemen Biaya Proyek (Project Cost Management) harga tas sepatu
Menurut Schwalbe (2006, pp251-257), Project Cost Management terdiri dari aktifitas persiapan dan pengaturan anggaran untuk proyek. Manajemen biaya proyek melibatkan proses yang dibutuhkan untuk meyakinkan bahwa proyek terselesaikan dengan anggaran yang dianjurkan. Seorang manajer proyek harus dapat meyakinkan bahwa proyek sudah didefinisikan dengan baik, mempunyai perkiraan waktu dan harga yang akurat, dan mempunyai anggaran yang realistis dimana tim proyek terlibat dalam hal penganjuran tersebut.
Merupakan tugas manajer proyek untuk memuaskan stakeholders proyek sekaligus memberikan tekanan yang berkelanjutan untuk mengurangi dan mengontrol biaya.
Proses yang terlibat dalam manajemen biaya proyek :
- Perkiraan biaya (Cost Estimating)
Melibatkan pengembangan sebuah pendekatan atau perkiraan dari biaya sumber daya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek. Hasil
utama dari proses ini merupakan perkiraan biaya, dan mendukung rincian, dan sebuah perencanaan manajemen biaya.
- Penganggaran biaya (Cost Budgeting) harga tas sepatu
Melibatkan pengalokasian perkiraan biaya keseluruhan terhadap peralatan kerja individu untuk membangun sebuah dasar untuk pengukuran kinerja. Hasil utama dari proses ini adalah landasan biaya (cost baseline).
- Pengendalian biaya (Cost Control) harga tas sepatu
Melibatkan pengendalian perubahan terhadap anggaran proyek. Hasil utamanya adalah revisi perkiraan biaya, pembaharuan anggaran, landasan biaya (Cost baseline), dan pengukuran kinerja.
Menurut Olson (2004, p166-171), teknik dan alat yang digunakan untuk membuat perkiraan biaya yaitu :
- Baris kode ( Lines of Code)
harga tas sepatu
Metode ini dimulai dengan pendekatan atas informasi yang didapatkan dari catatan sejarah pengalaman sebelumnya atau proyek sebelumnya. Data sejarah ini merupakan dasar untuk mengidentifikasi hubungan antara kunci perkiraan dan faktor lain yang penting.
Ketika sebuah proyek diproses, perhitungan yang diperlukan dalam proyek dibuat per baris kode. Kegiatan pengumpulan data tersebut akan membutuhkan banyak waktu. Setelah data didapatkan, perkiraannya akan sangat cepat. Akan lebih akurat bila data yang diterima lebih sesuai.





