Sandal Kulit Pria SKP 01

Kategori: LEATHER PRODUCT | 1157 Kali Dilihat
Sandal Kulit Pria SKP 01 Reviewed by jaket kulit on . This Is Article About Sandal Kulit Pria SKP 01

Sandal Kulit Pria SKP 01 tas bermerek dengan harga terjangkau,model sepatu kerja wanita,model sepatu kulit,penjualan baju online,model tas baru,zalora jaket kulit pria,baju online grosir,harga sepatu kulit asli,sepatu kulit terbaru,sepatu dan sandal terbaru,model dompet kulit pria,sepatu murah bandung,jual dompet kulit asli pria,distributor tas import,   tokoh Garut www.garutkab.co.id Tokoh_Sejarah – RAA… Selengkapnya »

Rating: 1.0

Hubungi Kami

Order via SMS

081323049190

Format SMS : ORDER#NAMA PRODUK#JUMLAH
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU : SKP 01
Stok Tersedia
Kg
10-09-2015
Detail Produk "Sandal Kulit Pria SKP 01"

Sandal Kulit Pria SKP 01

tas bermerek dengan harga terjangkau,model sepatu kerja wanita,model sepatu kulit,penjualan baju online,model tas baru,zalora jaket kulit pria,baju online grosir,harga sepatu kulit asli,sepatu kulit terbaru,sepatu dan sandal terbaru,model dompet kulit pria,sepatu murah bandung,jual dompet kulit asli pria,distributor tas import,

 

tokoh Garut www.garutkab.co.id

Tokoh_Sejarah – RAA Wiratanudatar VII
(dibaca : 17926 kali)
perbesar...
Raden Adipati Aria Wiratanudatar VII adalah Bupati Kabupaten Garut yang pertama, setelah Kabupaten Limbangan menjadi Kabupaten Garut oleh Gubernur Jendral Hindia Belanda tahun 1913.

Sewaktu kecil namanya Raden Jenon, beliau keturunan dari Cianjur, keturunan dari Dalem Cikundul (Wiratanudatar I). Darah Garut berasal dari ibunya Nyi Raden mantri yang keturunan Limbangan dan ayahnya Adipati Aria Surianata Kusumah yang juga Bupati Garut.

Beliau merupakan salah seorang Bupati yang mashur yang berkuasa dari tahun 1871 samapi dengan tahun 1913. Dikarenakan besar jasanya memajukan daerah, beliau diberi nama Officer in de Ore van Oranje Nassau atau ?Bentang Emas? dari Pemerintah Belanda. Semenjak itu, beliau terkenal menjadi ?Dalem Bintang?.

Beliau menikah dengan Raden Ayu Lasminingrat. Beliau meninggal pada tahun 1916, serta dimakamkan di samping makam ayahnya di belakang Mesjid Agung Garut.


Hubungi Kami


Hubungi Kami


Hubungi Kami

 
Chat via Whatsapp