Sandal Kulit Pria SKP 07
butik tas online,watchout shoes,jual dompet kulit asli,tas impor murah,bisnis jualan baju,tas branded wanita,grosir sepatu futsal,baju terbaru murah,grosir sandal jepit murah,model sandal sepatu wanita terbaru,jual sepatu sandal,tas wanita bandung,koleksi tas murah
sandal sepatu murah,jual sepatu boot pria,sepatu kulit asli murah,sepatu pria original,grosir sepatu sandal,harga sepatu laki laki,model sendal terbaru,jual sandal kulit asli,model sandal kulit wanita,sandal terbaru pria,model sandal kulit pria terbaru,sandal casual pria,sepatu kulit wanita asli,sandal pria 2013,sandal kulit pria import,sepatu kerja laki laki,sendal terbaru,jual sepatu boots murah,sepatu laki laki online,harga sepatu pantofel pria,online sepatu wanita,sepatu kerja pria terbaru,sepatu formal murah,sepatu kulit anak,sepatu cantik,grosir sepatu kulit murah,model sepatu kulit pria terbaru 2013,sepatu wanita kerja,sepatu formal pria branded,sepatu boots kulit,jual sepatu boots kulit asli,sepatu kerja murah,sepatu kulit wanita online,sepatu pria 2014,toko sepatu vans,harga sepatu boots pria,online sepatu pria,sepatu pria murah online,jual sepatu pantofel,sepatu kulit anak laki laki,sepatu casual kulit pria,sepatu online termurah,toko sepatu wanita murah,sepatu casual kulit asli pria,sepatu boot pria murah,toko sepatu dan sandal online,sepatu wanita kulit asli
| Tokoh_Sejarah – Aruji Kartawinata |
|
| (www.garutkab.co.id |
Aruji lahir di Garut, 5 Mei 1905. Setamatnya dari HIS beliau melanjutkan ke MULO (sekolah setingkat SMP) di Bandung. Selesai dari sana lalu menjadi guru, serta menjadi kepala sekolah di SD Serikat Islam di Garut. Sejak masih muda beliau memang aktif dalam gerakan kebangsaan.
Ketika di Garut, beliau pernah menerbitkan surat kabar Balatentara Islam. Isinya banyak menceritakan kegiatan serta gerakan Serikat Islam. Melangkah ke zaman Jepang, beliau mengikuti latihan di Peta (Pembela Tanah Air) lalu diangkat menjadi daidancho Peta di Cimahi. Setelah Indonesia merdeka, beliau diangkat menjadi Komandan BKR (Badan Keamanan Rakyat) dan menjadi TKR (Tentara Keamanan Rakyat) Divisi III Jawa Barat. Divisi ini yang dikomandani Aruji merupakan cikal bakal Divisi Siliwangi.
Ketika dibentuk Kabinet Syahrir, beliau diangkat jadi Menteri Muda Pertahanan. Tahun 1948, TNI harus hijrah ke Jogja akibat adanya perjanjian Renvile. Beliau ditunjuk jadi Ketua Panitia Hijrah TNI yang harus memindahkan tentara kita yang ada di pelosok-pelosok kekuasaan Belanda ke daerah Republik.
Beliau pernah menjadi anggota DPR-RIS (Republik Indonesia Serikat). Setelah Pemilu tahun 1955, beliau terpilih menjadi anggota DPR-RI. Karirnya terus beranjak menjadi anggota DPR-GR serta akhirnya diangkat menjadi anggota DPA (Dewan Pertimbangan Agung) pada tahun 1966-1968.
Beliau meninggal pada tanggal 13 Juli 1970 di Jakarta disebakan menderita penyakit radang otak dan beliau dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
|
|